Popular Posts

Jumat, 16 Agustus 2013

Peranan 'Business Plan' Dalam Wirausaha

Kebutuhan manusia akan selalu bertambah seiring berjalannya waktu. Terutama kebutuhan yang bersifat pokok, seperti sandang, pangan dan papan. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut manusia tentunya harus mendapatkannya dengan dengan berbagai macam usaha. Seperti bekerja sebagai guru, karyawan, manajer ataupun petani dan lain sebagainya. Diantara usaha-usaha tersebut tentunya tidak semuanya berakhir dengan kesuksesan. Ada yang sudah mengalami kegagalan dari awal, ada yang merangkak untuk menggapai kesuksesannya, ada juga yang dengan mudah mencapai kesuksesan dari usahanya. Begitupun dalam berwira usaha. Ada banyak jalan yang dapat dilalui untuk menggapai kesuksesan dari usaha ini.

Apakah wirausaha itu?
Wirausaha merupakan suatu jenis pekerjaan yang sering diambil oleh orang-orang yang tidak mau menggantungkan hidupnya dengan bekerja pada orang lain serta mencoba menjalankan usahanya secara mandiri. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan  dan hendaknya dijadikan sifat fundamental yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan yaitu: Pertama adalah berani, seorang wirausahawan harus berani mengambil berbagai peluang usaha dan resiko yang akan didapatkan olehnya. Kedua adalah jujur, dengan dimilikinya sifat jujur oleh seorang wirausahawan, maka wirausaha yang didirikannya akan dipercaya oleh banyak pihak dan kesuksesanpun bisa diraih dengan gemilang. Ketiga adalah mencari, sifat ini lebih menekankan dalam pencarian peluang yang memiliki persentase kesuksesan yang besar. Dan yang keempat adalah posisi, seorang wirausahawan hendaknya pintar dalam menempatkan posisinya dalam berbagai situasi, hal ini akan sangat menunjang dalam menjalin relasi dengan pihak lain. Selain sifat-sifat tersebut, ada juga sebuah strategi yang bisa membawa wirausaha yang didirikan oleh seseorang bisa mencapai kesuksesannya sesegera mungkin.

Apa strateginya?
Strategi yang disebut-sebut bisa membawa sebuah wirausaha mencapai kesuksesannya dalam jangka waktu yang bisa diperkirakan adalah Business Plan. Hal pertama dalam business plan ini adalah menentukan masalah. Menentukan masalah merupakan sebuah langkah penting dalam business plan, yang mana didalamnya kita harus menemukan sebuah masalah yang ada disekitar kita yang sekiranya bisa kita selesaikan apa bila kita membuat sebuah wirausaha yang berkaitan dengan masalah tersebut. Hendaknya masalah yang diambil haruslah yang betul-betul belum ada penyelasaiannya supaya wirausaha yang kita jalankan tidak mengalami kendala yang begitu banyak dan berjalan sesuai dengan yang kita harapkan. Hal yang kedua adalah menentukan tujuan. Menentukan tujuan tidak kalah pentingnya dengan menentukan masalah. Dengan di tentukkannya sebuah tujuan dari wirauasaha yang kita jalankan tentunya kita bisa mengetahui kearah mana yang akan kita tuju dan juga kita bisa membuat tahapan demi tahapan untuk menggapai tujuan tersebut. Dengan terpenuhinya kedua langkah penting tersebut kita bisa memulai tahapan business plan itu ke tahap yang lebih dalam.

Selain kedua langkah penting diatas, dalam bussines plan ini memiliki sebuah alur yang mana setiap alurnya saling menunjang untuk alur-alur berikutnya. Alur tersebut adalah Plan -> Do -> Check.
  • Plan, artinya ‘rencana’. Dalam alur ini tentunya kita melakukan tahapan yang cukup fundamental yang akan dijadikan sebagai landasan alur-alur selanjutnya. Dalam Plan ini kita harus mencoba memikirkan mengenai konsep bisnis, deskripsi perusahaan, pelayanan produk, alat dan bahan, target pasar, analisis Kompetitif/Teknologi/SWOT, perencanaan, marketing, keuangan, timeline, masalah dan resiko. Alangkah baiknya apabila hal-hal tersebut dituangkan dalam bentuk tulisan atau pun laporan, karena jika dalam bentuk itu, apabila suatu hari kita lupa kita bisa melihatnya kembali di tulisan tersebut.
  • Do, artinya ‘melakukan’. Wirausaha bukan merupakan sebuah teori saja, namun harus dilakukan untuk mendapaktan hasil yang nyata. Alur ini bisa kita lakukan apabila alur sebelumnya yakni Plan telah kita jalankan dengan baik, karena alur ini pada dasarnya merealisasikan apa yang telah kita buat pada alur pertama.
  • Check, artinya ‘evaluasi’. Setelah kita mencoba melakukan, tentunya kita akan mendapatkan sebuah hasil. Hasil tersebut memiliki berbagai kemungkinan. Kemungkinan-kemungkinan tersebut bisa berupa gagal dan sukses. Apabila hasil yang kita dapatkan berupa kegagalan, kita harus mengevaluasi dari berbagai sudut pandang yang kita miliki, mencoba menutupi celah kekurangan dan terus berusaha menjalankan kembali usaha kita hingga suatu saat menggapai kesuksesan. Begitupun apabila hasil yang kita dapatkan berupa kesuksesan, kita juga harus mengevaluasi setiap detil dari usaha kita supaya kesuksesan yang kita dapatkan bisa kita rasakan berkelanjutan.

Dari tahapan Plan -> Do -> Check tersebut lebih baik lagi jika kita membuat ‘Check’ kecil-kecilan untuk mengantisipasi setiap resiko negatif yang ada.

Mengapa Business Plan?
Business plan memiliki peranan yang sangat berpengaruh dalam menjalankan wira usaha. Peranan business plan dalam wirausaha ini diantaranya adalah sebagai peta. Seperti halnya fungsi peta bagi manusia, peranan business plan  bagi wirausaha adalah sebagai penuntun jalan dalam mencapai kesuksesan. Jika seorang wirausahawan tidak memiliki sebuah peta dalam hal ini ‘business plan’, maka kemungkinan besar dia akan mengalami kegagalan. Sebaliknya jika seorang wirausahawan memiliki peta di genggamannya, dia bisa kembali melihat peta manakala ia tersesat dan melewati jalan yang salah. Dan kesuksesan pun akan segera ia dapatkan. Peranan business plan selanjutnya adalah sebagai timeline. Dalam peranan ini, business plan dijadikan sebagai sarana untuk memanajemen waktu yang dimiliki seorang wirausahawan supaya bisa di gunakan seefektif mungkin. Karena pada prinsipnya waktu merupakan sumberdaya yang tidak dapat kembali lagi.

Ada sebuah prinsip yang harus di pegang oleh seorang wirausahawan. Bahwa sebaik dan sesempurna apapun business plan yang kita buat hanya akan menentukan keberhasilan atau kesuksesan kita sebesar 60% dan sisanya sebesar 40% merupakan kekuatan dari keyakinan kita serta doa kita kepada Allah SWT. Maka agar wirausaha yang kita jalankan bisa menemukan kesuksesan sebesar 100%, kita sebagai makhluk jangan melupakan Sang Khalik yang telah menciptakan sebaik-baiknya kita sebagai manusia. Terimakasih.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar